Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Uncategorized » Jakarta » Transportasi Umum di Kawasan Perumahan di Pinggir Jakarta

Transportasi Umum di Kawasan Perumahan di Pinggir Jakarta

(101 Views) Februari 9, 2019 9:27 am | Published by | No comment



Dari stasiun Sudimara ke Perumahan Bukit Nusa Indah, rumah sepupu, ada angkutan umum yang bisa saya tumpangi. Angkutan kecil itu berhenti di depan pintu gerbang perumahan, tapi jika diminta ia akan mengantar ke dalam komplek, hanya di jalan utama perumahan. Jika, angkutan umum tidak masuk ke dalam komplek, saya bisa jalan kaki atau naik becak yang mangkal di depan komplek.

Jika keluar dari perumahan, ada angkutan umum mangkal di depan rumah sepupu (di dalam komplek). Angkutan umum ini menuju pasar Ciputat, tidak banyak, hanya 1 atau 2 angkutan. Tapi di perumahan Villa Gunung Lestari (Jombang), tidak terlihat ada angkutan umum yang masuk ke dalam perumahan. Padahal kedua perumahan ini saling berdekatan. Saya juga tidak melihat becak mangkal di depan perumahan.

Apa yang menyebabkan angkutan umum dapat masuk ke dalam perumahan, tapi ada yang tidak? Kemungkinan besar karena kepadatan warga yang ada di dalam perumahan tersebut, sehingga kebutuhan angkutan umum untuk masuk dan keluar perumahan tinggi. Selain itu, pola perumahan, terdapat akses utama (jalur utama) yang menjadi jalur angkutan umum. Warga cukup menuju jalur utama untuk bisa mendapatkan layanan moda transportasi.



Bagaimana jalur angkutan umum di pinggir Jakarta, terutama di kawasan yang mempunyai banyak perumahan ? Ada angkutan umum yang dapat masuk ke dalam perumahan atau ada yang tidak, ada angkutan umum yang melalui jalur jalan tertentu, ada yang tidak ?

Dalam salah satu diskusi di IFI (Pusat Kebudayaan Prancis) di Jakarta (31 Oktober 2018), peneliti Rémi Desmoulière menyatakan bahwa pemilik angkutan umum, sopir, perantara, dan aktor di lapangan mempunyai peran dalam menentukan jalur angkutan umum di pinggir Kota Jakarta, termasuk kawasan perumahan yang dapat mereka masuki untuk mengambil penumpang. Karena, tidak ada perencanaan dan pengembangan yang baku dari pemerintah daerah untuk menerapkan system transportasi.

Selain angkutan umum, ada moda transportasi lain yang dapat digunakan oleh warga di dalam perumahan. Becak. Akan tetapi, jangkauan becak terbatas, hanya melayani jalur yang ada di dalam perumahan saja. Sehingga terkadang ada konflik antara becak dan angkutan umum yang masuk ke dalam kawasan perumahan. Karena, penumpang becak diangkut oleh angkutan kota. Untuk itu, ada aturan main tidak tertulis antara supir dan tukang becak dalam mengatur jalur penumpang.

Safitri Ahmad
Writer, landscape architect, urban planner



No comment for Transportasi Umum di Kawasan Perumahan di Pinggir Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *