Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Uncategorized » Jakarta » Ruang Di Atas Saluran Air Kota

Ruang Di Atas Saluran Air Kota

(156 Views) Januari 23, 2019 2:56 am | Published by | No comment



Saluran air kota berfungsi mengalirkan sisa air dari tapak perumahan/perkantoran menuju ke saluran yang lebih besar dan berakhir di laut. Saluran air dirancang terbuka atau tertutup. Di daerah padat (peruntukan tapak bercampur ; perumahan dan kantor), bagian atas saluran air digunakan untuk warung dan tempat bermukim.

Mereka hanya menggunakan ruang di atas saluran air, sehingga tidak mengganggu jalur jalan yang ada di depannya. Tapak dengan lebar, kurang dari 1 meter itu, mereka rancang memanjang, dan segala kebutuhan sehari-hari tersedia di atas saluran air kota itu. Meja makan menempel di dinding dan pelanggan warung, makan menghadap dinding, panas. Pelanggan warung secara bergantian keluar masuk warung untuk makan. Pada malam hari pemilik warung tidur di bawah meja makan. Ruang di sebelah tempat makan digunakan untuk dapur.

Di sekitar kawasan perdagangan dan perkantoran, banyak bangunan di atas saluran air kota, misal di sekitar Mal Grand Indonesia. Di salah satu jalan/gang, di atas saluran air kota banyak didirikan warung. Warung dan pelanggannya tidak menganggu jalur jalan yang ada di depannya. Warung menjual berbagai makanan sederhana dan murah yang ditujukan kepada pegawai mal atau kantor yang mempunyai penghasilan terbatas (harga makanan antara Rp.10.000- Rp. 20.000 ). Selalu ada timbal balik antara supply dan demand.



Saluran kota yang dibangun untuk warung dan pemukiman illegal, merupakan saluran kota yang terletak di gang (tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat) dan jalur jalan dengan lebar 3 meter.

Sebagian pemilik warung tidak bermukim di atas saluran air kota, mereka bermukim di perumahan yang ada di dalam gang-gang kecil di dalam perumahan. Semua keperluan untuk warung diambil dari rumah, sehingga harus bolak-balik dari rumah ke warung. Jika warung yang sudah dibangun tidak laku, warung ditinggal begitu saja (tidak dibongkar). Pembangunan warung (dan pemukiman) di atas saluran air kota sebagian sudah mendapat restu dari pejabat tingkat RT/RW, sehingga warung dibiarkan dibangun di atas saluran air, selama tidak menganggu lingkungan. Tapi ada di beberapa tempat, warung di atas saluran air dibongkar.

Safitri Ahmad
Writer, landscape architect, urban planner



No comment for Ruang Di Atas Saluran Air Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *